Selasa, 15 Maret 2016

Pengertian Kecerdasan Emosi Di Lingkungan Sekolah

Zone Blogger - Pengertian Kecerdasan Emosi Di Lingkungan Sekolah, Apakah kecerdasan emosi bisa dikenalkan di lingkungan sekolah? Meskipun pada dasarnya bisa namun boleh dibilang pengajaran kecerdasan emosi dapat merubah paradigma pembelajaran di sekolah itu sendiri. Pengajaran kecerdasan emosi bukan hanya memperluas isi dari kurikulum sekolah tapi juga dapat memodifikasi hubungan kehidupan sehari-sehari siswa dengan sekolah. Banyak para guru yang hingga saat ini masih menganggap pengajaran kecerdasan emosi adalah kewajiban dan tanggung jawab para orang tua. Namun dapat dikatakan pula bahwa pada situasi jaman sekarang, keluarga ternyata bukanlah satu-satunya tempat yang ideal bagi para anak untuk mendapatkan pembelajaran kecerdasan emosi.


Hal ini sudah dibuktikan pada kehidupan di negara barat yang boleh dibilang sudah sangat maju. Kemajuan yang dialami para orang tua yang juga adalah pekerja kantor di sisi lain menjadi peghambat hubungan mereka dengan anaknya, terutama dari segi komunikasi dan waktu. Belum lagi pengetahuan dan kemampuan orang tua yang belum sepenuhnya memahami akan kecerdasan ini. Ditambah dengan kenyataan kalau sebagian besar siswa ternyata lebih banyak menghabiskan waktu mereka di lingkungan sekolah - belajar dan mengikuti kegiatan ekstra -daripada di rumah.

Boleh dibilang ada semacam pembenturan antara keadaan siswa dengan kurikulum sekolah yang diterapkan selama ini. Para ahli riset di negara maju telah meneliti bahwa usia ideal bagi anak untuk mendapatkan pembelajaran kecerdasan emosi adalah pada saat mereka masih berusia balita hingga remaja. Pada usia membangun ini, sekolah adalah tempat terbesar bagi para anak melaksanakan kegiatannya. Namun sayang, di pihak lain, sekolah kurang memberikan banyak tempat dan ruang untuk menata emosi para siswa yang cenderung masih labil. Sekolah lebih banyak berkonsentrasi pada usaha yang berhubungan dengan kemampuan fisik siswa, seperti membaca, menulis, matematika dsb. Terlebih lagi para guru sebelumnya kurang - atau bahkan tidak - mendapatkan pelatihan yang berhubungan dengan pembelajaran kecerdasan emosi bagi para siswa.

Jadi, menerapkan kecerdasan emosi pada lingkungan sekolah boleh jadi merupakan suatu perubahan yang cukup radikal! Radikal di sini dalam arti perubahan besar-besaran yang mencakup keseluruhan tatanan termasuk kurikulum sekolah itu sendiri. Perubahan tersebut dapat berjalan lancar apabila disertai dukungan yang yang solid antara guru, siswa dan orang tua. Di negara maju pun, mereka yang mencoba untuk memperkenalkan inovasi ini juga mendapat tekanan kuat dari pihak sekolah maupun keluarga. Mereka tampaknya belum siap sepenuhnya menerapkan pendidikan ini.

Solusi alternatif terbaik yang ditawarkan kemudian, apabila memang pendidikan penting ini susah untuk dikembangkan di kurikulum sekolah, adalah dengan memulainya dari kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler. Daniel Goleman, pengarang dari buku terkenal Kecerdasan Emosional, menganjurkan untuk memasukkan pelatihan emosi pada kegiatan yang berbasis pada komunitas atau melibatkan banyak pihak, seperti pramuka, kelompok diskusi buku, perkumpulan orang tua murid, kelompok seni, pecinta alam dll.

Pengertian Kecerdasan Emosi Di Lingkungan Sekolah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Tri Kuncoro